Kamis, 31 Desember 2020

KOLONI AUSTRALIA BARAT 1826 – 1870 : HARAPAN BESAR DI WILAYAH GURUN YANG DITEBUS DENGAN KESABARAN DAN KETEGUHAN

   

    Topografi padang pasir memang sudah menjadi labelling dari kawasan Timur-Tengah dan Afrika Bagian Utara. Seakan-akan pikiran masyarakat awam sudah terpatri bahwa padang pasir memang hanya diperuntukkan Tuhan Yang Maha Esa bagi negara-negara Arab saja. Tidak salah sih pemikiran semacam itu, tapi juga tidak dapat dibenarkan. 

Sabtu, 18 Mei 2019

KOLONI TASMANIA 1803 – 1870 : SARANG BUSHRANGERS DAN PEMBERSIHAN PENGHUNI AWAL


Fenomena pembegalan membuat resah masyarakat. Tindakan kriminal tersebut pada umumnya terjadi pada malam hari di jalanan yang relatif sepi. Beruntung, kepolisian Republik Indonesia bergerak cepat untuk meringkus para praktisinya. Kalo perlu di game over-kan sekalian agar masyarakat kembali tenang.

Kejahatan semacam pembegalan tidak hanya terjadi di negara ber- flower seperti Indonesia tercinta. Lembaran-lembaran sejarah mencatat, negara yang sudah dikategorikan maju dan makmur pun, juga memiliki catatan hitam dengan aksi "perampokan" seperti itu. Sejalan dengan booming-nya fenomena “begal-begalan”, penulis tergerak mengajak pembaca untuk menelusuri terciptanya koloni Inggris pada tahun 1800-an di Tasmania, bagian selatan dari Australia.

Minggu, 06 Januari 2019

DINASTI PLANTAGENET I : RAJA HENRY II SANG TIRAN DARI GREAT BRITAIN (1154-1485)


Kerajaan Inggris Raya (Great Britain) adalah imperium besar yang saat ini masih eksis di dunia. Imperium tersebut beranggotakan empat Negara independen (Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara) yang tunduk dan setia di bawah kekuasaan tunggal dari seorang raja maupun ratu. Saat ini, di abad ke-21, Great Britain dengan pemimpinnya yaitu Inggris merupakan salah satu Negara makmur, besar, maju, dan kaya di dunia. Berbagai bidang industri berkembang pesat, angkatan lautnya adalah salah satu yang terbaik di dunia, dan memiliki atmosfer kompetisi sepak bola yang sangat digandrungi.

Akan tetapi, jika melihat ke belakang, tepatnya pada abad pertengahan, imperium yang tercatat dalam sejarah sebagai Negara dengan wilayah jajahan terluas di dunia tersebut ternyata menyimpan berbagai cerita gelap di kalangan penguasanya. ,Mulai dari kekuasaan dinasti Plantagenet hingga dinasti Windsor memiliki kisah-kisah tersembunyi yang menarik untuk dipelajari.

Keadaan masyarakat kerajaan Inggris pada abad ke - 12 masehi. Terlihat ada kegiatan membajak sawah, tidak menggunakan kebo, melainkan kuda.
sumber gambar : www.eyewitnesstohistory.com/medievalengland.htm

Kekerasan, korupsi, dan pengkhianatan silih berganti menerpa dinasti-dinasti yang berkuasa di Negeri Tiga Singa. Penulis tertarik untuk membagikan informasi terkait masa gelap dari kerajaan Inggris. Bukan untuk menyebarkan aib negeri tersebut, akan tetapi sebagai pembelajaran bahwa “ tidak ada gading yang tak retak" di dunia ini. Setiap Negara pasti memiliki kisah jaya dan cerita kelam agar dapat dijadikan pedoman (untuk hal-hal yang baik) dan pembelajaran (agar kesalahan di masa lampau dapat dihindari) bagi generasi sekarang dan yang akan datang.

Senin, 17 September 2018

KERAJAAN TARUMANEGARA, PEMBENDUNG BENCANA BANJIR DAN PIONIR MANAJEMEN SISTEM PENGAIRAN PERTAMA DI TANAH JAWA


Banjir merupakan bencana yang sudah akrab dengan bangsa Indonesia. Bencana alam tersebut terjadi karena meluapnya air hujan di sungai dan terbatasnya daerah resapan air. Saat ini, fenomena banjir yang marak terjadi di berbagai kota besar Indonesia seolah sudah menjadi “makanan tahunan” bagi masyarakat kota. Sangat sulit sekali menghilangkan banjir karena banyak faktor, salah satu faktor kunci adalah manusianya sendiri.


Ilustrasi kerajaan Tarumanegara. Tampak banyak bangunanyang memilikik ciri khas Hindu seperti bentuk gapura dan atap rumah. Selain itu ada juga nuansa ke-agrarisan ditunjukkan dengan adanya aliran sungai dan ternak binatang

Rabu, 22 Agustus 2018

AWAL MULA LAHIRNYA NAMA "INDONESIA"




Tanggal 17 Agustus 2018 menjadi hari super istimewa karena Republik Indonesia merayakan kemerdekaannya yang ke-73 tahun. Semua warga Negara Indonesia merayakannya dengan suka cita. Fenomena tersebut tidak lepas dari fakta historis bahwa sebelum merasakan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia mengalami masa-masa kelam saat bangsa Eropa, terutama Belanda dan dilanjutkan dengan “ saudara jauh yang katanya akan menyalamatkan bangsa Indonesia ”, yaitu Jepang datang dan melakukan kegiatan yang merugikan rakyat Indonesia, yaitu penjahan.

Penjajahan yang dilakukan terutama oleh Belanda dan Jepang memang berakhir dan Indonesia resmi merdeka. Akan tetapi, meskipun sudah memasuki usia 73 tahun, masyarakat awam banyak yang belum mengetahui darimana asal mula nama “Indonesia”. Siapa yang pertama kali memperkenalkan, mengapa diberi nama “Indonesia”, dan apa dampak yang diberikan terhadap penamaan “Indonesia”.

Berangkat dari hal itulah, penulis tertarik mengajak pembaca blog untuk mengetahui asal mula nama “Indonesia” sehingga menjadi nama resmi Negara pada saat ini dan untuk masa-masa yang akan datang.

Kamis, 31 Mei 2018

KERAJAAN KUTAI MARTADIPURA, PELOPOR MUNCULNYA BERBAGAI KERAJAAN BERCORAK HINDU-BUDDHA DI BUMI NUSANTARA


Ilustrasi Lembuswana, binatang mitologi dari Kerajaan Kutai Martadipura. Terlihat hampir mirip dengan Griffon, binatang mitologi yang berasal dari Eropa. Cuma yang ini memiliki belalai kayak gajah
Sumber foto: Kaltim-pos.prokal.com

Pulau Kalimantan merupakan pulau yang memiliki pengaruh besar bagi perkembangan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Saat ini, Kalimantan, atau lebih dikenal dengan nama  Borneo Island sebagai nama internasionalnya merupakan pulau yang merupakan paru-paru dunia. Tidak hanya kaya akan hasil hutan, Kalimantan juga merupakan pusat kegiatan perekonomian yang menyumbangkan devisa besar bagi Negara Indonesia. Pertambangan dan perkebunan sawit menjadi ciri khas pulau yang terkenal sebagai habitat asli orangutan tersebut.

Rabu, 14 Februari 2018

TEORI MASUKNYA PENGARUH HINDU-BUDDHA DI NUSANTARA, AWAL PERADABAN MASYARAKAT BUMIPUTRA MEMASUKI ERA KERAJAAN DAN TULISAN

Bapak ilmu sejarah, Herodotus menyatakan bahwa sungai Nil adalah “hadiah dari surga”. Berkat adanya sungai Nil, wilayah Afrika yang terkenal kering bisa makmur. Buktinya dapat dilihat dari peradaban Mesir kuno yang mengalami kejayaan dari generasi ke generasi selama ribuan tahun silam dengan mengandalkan keberadaan sungai Nil.

Bendera Indonesia dan India. Sudah sejak zaman kuno kedua negara tersebut menjalin hubungan yang positif dan saling membantu.

Pernyataan Herodotus memang benar, tetapi, bagi penulis sendiri tanah “surga” adalah bumi Nusantara. Catatan masa lampau membuktikan bahwa wilayah Indonesia pernah menjadi lokasi penting bagi jalur perdagangan dunia. Kekayaan alamnya yang melimpah dan dibutuhkan berbagai kerajaan di dunia saat itu, membuat wilayah Indonesia ramai dikunjungi para pedagang dari berbagai bangsa. Intensifnya kunjungan dan interaksi akibat kegiatan perdagangan internasional membuat peradaban nenek moyang kita selangkah lebih maju. Yakni dari masa praaksara menjadi era kerajaan, catatan, dan tulisan.

Senin, 22 Januari 2018

ZAMAN PERUNGGU DAN BESI, KETIKA BAHAN LOGAM SUDAH MENJADI KEBUTUHAN VITAL MANUSIA PRAAKSARA

Kehidupan manusia praaksara selalu identik dengan zaman batu. Akan tetapi, yang namanya ras manusia pasti mengalami perkembangan peradaban. Berkembangnya peradaban, pelan tapi pasti akan membawa manusia ke arah yang lebih maju dari peradaban sebelumnnya jika dilihat dari aspek teknologi yang digunakan. Contoh nyata adalah berubahnya zaman batu ke zaman logam atau dikenal dengan masa perundagian.

Ilustrasi kehidupan zaman logam. Sudah terbentuk kampung-kampung sederhana. Terlihat juga beberapa undagi sedang membuat dan menempa perkakas dari bijih logam.

Selasa, 02 Januari 2018

PARIWISATA KOTA DEMAK DENGAN NAMA BERCORAK INTERNASIONAL


Pariwisata sudah menjadi salah satu hal penting di kehidupan zaman milenial saat ini. Masyarakat sudah banyak yang menggeser piknik dari kebutuhan tersier menjadi kebutuhan sekunder bahkan primer jika perlu. Terbukti berdasarkan  survei ngawur berdasarkan kenyataan yang diketahui oleh penulis, keluhan-keluhan di lini masa media sosial sekarang banyak berisi curhatan rakyat seperti “ stress berat, butuh piknik nih”, atau yang lebih ekstrim ala-ala remaja labil seperti “ tempat ini bagus loh..kamu gak mau gitu ngajakin aku ke sini?” disertai posting pemandangan gunung Fuji atau pantai Miami untuk mengkode gebetannya (padahal jomblo).


Masjid Agung Demak, landmark kota Demak yang memiliki sejarah besar 

Oke, kembali lagi ke pariwisata, jika anda melihat brosur-brosur pariwisata di benua Eropa, terutama Negara Inggris, akan ditemukan pola yang menarik dalam pemasaran

Kamis, 21 Desember 2017

SISTEM KEPERCAYAAN MASYARAKAT PRAAKSARA, BUKTI MASYARAKAT PRAAKSARA MENGAKUI ADA KEKUATAN DI LUAR NALAR MANUSIA

Atheisme atau tidak mempercayai adanya keberadaan Tuhan menjadi pembahasan yang menarik. Negara-negara berpaham barat sudah menganggap atheisme sebagai hal lumrah karena itu menyangkut dengan kebebasan dan keyakinan individu. Akan tetapi, di Negara-negara yang berkiblat timur, khususnya Indonesia, atheisme menjadi hal yang sensitif untuk dibahas. Meskipun pada kenyataannya, orang Indonesia ada sebagian kecil yang memilih atheis sebagai pegangan hidup. Biasanya kelompok seperti itu menyembunyikan identitasnya karena takut dikucilkan dan dibenci oleh masyarakat.

Terlihat mbah-mbah berjanggut dan berambut perak sedang memimpin ritual kepercayaan bagi penduduk desa

Perlu diketahui bahwa agama, kepercayaan, dan atheisme adalah tiga hal yang berbeda.

Senin, 27 November 2017

ZAMAN MEGALITHIKUM, MAHAKARYA MANUSIA PRAAKSARA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SPIRITUALNYA

Sebagai warga Negara Indonesia, kita (saya, anda, pembaca) harus bangga dengan masa lampau yang ditorehkan oleh nenek moyang. Warisannya begitu luar biasa yang berisi informasi-informasi penting sehingga generasi kita di abad milenial mampu mengetahui bagaimana kehidupan puluhan ribu tahun lalu. Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno dalam pidatonya pernah mengatakan bahwa Jangan sekali-kali melupakan sejarah...

Ilustrasi kehidupan zaman megalithikum. Tanpa tulisan, masyarakat pada saat itu sudah mampu membuat bangunan besar dari batu. Sungguh menakjubkan

ZAMAN NEOLITHIKUM, ERA BATU TERCANGGIH DARI KEHIDUPAN PRAAKSARA

Zaman batu di Indonesia merupakan masa dimana peradaban nenek moyang bumi Nusantara mulai membentuk peradabannya. Zaman batu sendiri memiliki berbagai tingkatan. Tingkat paling awal adalah masa Paleolithikum, kemudian disusul Mesolithikum, dan yang paling canggih adalah Neolithikum. Pada postingan kali ini, penulis akan memberikan informasi tentang masa tercanggih pada zaman batu, yaitu Neolithikum

Siklus hidup manusia zaman Neolithikum. Sudah bisa angon-angon binatang dan nandur tanaman

Revolusi Berbagai Bidang Kehidupan
Kehidupan masyarakat praaksara pada zaman Neolithikum mengalami perkembangan yang sangat pesat dari zaman sebelumnya.

Minggu, 19 November 2017

GUBERNUR LACHLAN MACQUARIE DATANG, RESTORASI NEW SOUTH WALES KEMBALI DITEGAKKAN

Cukup sudah N.S. W. Corps bertindak semau gue sendiri. Keadaan dimana jauh dari kontrol pemerintah pusat membuat para perwira N.S.W Corps seolah menjadi penguasa tunggal yang mustahil bisa dilengserkan. Tiba saatnya bagi pemerintah kerajaan Inggris untuk menindak tegas para perwira yang berusaha menguntungkan dirinya sendiri tersebut. Pilihan untuk mengemban tugas sebagai gubernur New South Wales akhirnya dijatuhkan di pundak Lachlan Macquarie, sosok yang akan segera mengakhiri kekuasaan N.S.W. Corps… 
 Keadaan New South Wales pada tahun 1814 karya Jacob Lycett, sudah lebih bernuansa Eropa pada masa Pemerintahan Lachlan Macquarie

Senin, 13 November 2017

ZAMAN MESOLITHIKUM, EMBRIO MUNCULNYA KEBUDAYAAN MASYARAKAT BAHARI

Zaman batu merupakan masa dimana manusia praaksara menggunakan alat-alat dari batu untuk menunjang kehidupannya. Melalui alat-alat tersebut membuat manusia pada saat itu mampu bertahan hidup dari ganasnya alam. Selain itu, manusia praaksara juga dapat membuat peradaban yang sedikit demi sedikit menuju ke tingkat yang lebih baik. Setiap proses perkembangan peradaban yang terjadi dalam sejarah umat manusia menarik untuk diungkap.

Ilustrasi kehidupan masyarakat Bahari pada zaman Mesolithikum. Dekat laut dan Hutan. Ada yang bakar-bakar seafood juga

Kamis, 09 November 2017

KISAH TRIO GUBERNUR JENDERAL “GATOT” DI TANAH PARA TAHANAN


Setelah Masa kepemimpinan Arthur Phillip berakhir, kekuasaan di New South Wales diambil alih sementara oleh N.S.W (New South Wales) Corps. Arthur Phillip sendiri yang membentuk badan keamanan militer tersebut dengan tujuan menjaga ketertiban di wilayah New South Wales. Anggota N.S.W Corps terdiri dari prajurit dan beberapa perwira Angkatan Laut Inggris. Pengambilalihan kekuasaan membawa berbagai dampak di koloni yang carut-marut itu.

Sejarah mencatat, salah satu efek dari berkuasanya N.S.W Corps yaitu membuat ketiga gubernur pengganti Arthur Phillip gak betah berlama-lama memerintah New South Wales. Oleh sebab itu, pada postingan kali ini penulis akan berbagi kisah terkait “ kegagalan total (gatot)” mengenai tiga gubernur jenderal setelah Arthur Phillip.


Lukisan karya Joseph Stadler yang menggambarkan gagah dan “heroiknya” para prajurit N.S.W Corps. Iya… heroik dengan mempermalukan dan menentang atasannya.


Selasa, 31 Oktober 2017

ZAMAN PALEOLITHIKUM, DIMANA BATU DAN TULANG ADALAH PENYELAMAT HIDUP MANUSIA PRAAKSARA

Kehidupan manusia selalu berkembang dari waktu ke waktu. Perkembangan itu terjadi secara bertahap dan membutuhkan proses yang sangat lama. Dari zaman batu sampai zaman teknologi touchscreen. Dari hidup di dalam gua hingga menetap di rumah-rumah besar nan mewah. Nah, postingan kali ini akan membahas zaman dimana segala bentuk peradaban di dunia ini dimulai. Zaman dimana manusia harus berjuang melawan ganasnya tantangan alam. Zaman dimana segala peralatan manusia masih sederhana. Zaman itulah yang disebut masa Paleolithikum.

Batu dan tulang, lebih penting daripada wi-fi dan kuota pada saat itu. Tampak seorang manusia praaksara sedang membuat batu

Kamis, 19 Oktober 2017

ARTHUR PHILLIP, “RAJA PERTAMA” DI WILAYAH PARA KRIMINAL

Disetujuinya proposal terkait pembukaan koloni di Australia oleh Raja George III memaksa pemerintah kerajaan Inggris sibuk. Persiapan kapal, pengangkutan logistik, pengkoordinasian dengan angkatan laut, dan proses pemindahan para residivis yang tercyduk cukup menguras waktu dan pikiran.

Raja George III. Pemimpin dari Negeri Tiga Singa yang merestui pembukaan lahan di New South Wales, tempat pembuangan bagi para kriminal Inggris

Selasa, 17 Oktober 2017

DIRESTUINYA PEMBUKAAN KOLONI INGGRIS DI AUSTRALIA

Setelah perang revolusi kemerdekaan Amerika, kondisi kerajaan Inggris semakin mengkhawatirkan. Berbagai masalah sosial seperti pengangguran, kemiskinan, dan kriminalitas merajalela. Hal ini membuat pemerintah kerajaan Inggris kalang kabut. Mereka berpikir keras bagaimana agar masalah-masalah sosial di negeri Elizabeth bisa segera teratasi tanpa terus menerus membebani keuangan Negara.
Singa dan Kangguru saja bisa akur..masa kamu dan dia berantem terus???
Emblem dari wilayah New South Wales, terdapat perpaduan Inggris dan Australia jika dilihat dari simbol satwanya

Maka dipilihlah suatu daratan nan jauh disana, jauh dari daratan Eropa dan jauh dari peradaban modern. Daratan itu adalah Australia, tanah suku Aborigin yang tiba-tiba akan diinvasi para residivis dari negeri Tiga Singa.

Minggu, 15 Oktober 2017

KISAH PARA PENJELAJAH NEGERI TIGA SINGA MENEMUKAN BENUA AUSTRALIA

Kurang lebih selama 50 tahun sejak penjelajahan orang-orang Belanda di Australia, informasi mengenai daratan di selatan bumi tersebut menemui kebuntuan. Tidak ada catatan antara tahun 1638-1688 terkait eksplorasi benua Australia secara lebih lanjut. Namun, semua berubah ketika bajak laut asal Inggris, William Dampier secara tidak sengaja mendarat di negeri Kangguru tersebut. Dari “terdamparnya” Dampier itulah, dimulai kisah para penjelajah kerajaan “Tiga Singa” untuk menemukan dan menerkam negeri “kangguru”.

Bendera Inggris dan Australia. Ibarat anak bertemu dengan ibunya

Sabtu, 07 Oktober 2017

PELAYARAN BANGSA BELANDA MENEMUKAN BENUA AUSTRALIA


Pada awal abad ke-16, orang-orang berkebangsaan Belanda yang berprofesi sebagai penjelajah dan pedagang melakukan tour ke dunia timur untuk mencari rempah-rempah. Salah satu target para penjelajah Belanda ialah kepulauan Nusantara yang terkenal dengan “surganya rempah-rempah”. Tapi pada postingan kali ini, penulis tidak akan membahas penjelajahan Belanda ke Indonesia yang banyak dibahas di buku-buku sejarah Indonesia. Pembahasan kali ini terkait dengan kisah pelayaran bangsa Belanda menemukan tetangga Indonesia di bagian selatan, yaitu Australia.
Bendera Australia dan Belanda